16425

16425 - sebuah lagu tentang seseorang yang kehilangan harapan dan tiba-tiba menemukan harapannya melalui papan lowongan kerja.....

Dengarkan lagunya di YouTube! https://youtu.be/CjtIr7RgZSE atau dengarkan di bawah



Lirik;

[INTRO]

[VERSE]
Cerita indah terlihat di permukaan lantai
Ada cinta ada mewah ada rindu ada ria
Namun aku tak pikirkan semua
Cerita-cerita yang bukan menjadi milikku

Di tengah macetnya jalan yang sempit sekali
Galian sana-sini, mobil pun nekat masuk ke sini
Entah orang buta peta atau apa
Yang jelas di sini ku buta masa depan

Merencanakan sesuatu, begitu matang dan canggihnya
Namun eksekusinya hanyalah angan-angan semata
Kurasa aku bermimpi terlalu tinggi
Sehingga ku tak dapat menggapainya lagi

Tembok-tembok bicara bahwa aku terlalu naif
Lubang charger bersuara seperti lagu Linkin Park
Kran air mengisyaratkan harapan mulai hilang
Poster larangan merokok menyiratkan kemuraman

[CHORUS]
Di tengah jalan yang kecil
Separuh diriku lekat
Dalam malam ku diam  

[VERSE II]

Kurasa satu-satunya harapan adalah memanjatkan doa padaNya
Sambil menahan ragam, berpegang pada laptop yang di mode diam
Ku menyusuri jalan itu
Sambil mengubur ingin akan cerita bukan milikku

Kertas terlihat isinya lowongan kerja
Seketika mengingatkan aku akan masa-masa
Pinjam duit tetangga, bawa motor ke Pasar Baru
Ternyata kena tipu dan ludeslah harta

Tapi kutatap juga spanduk les bahasa Inggris
Dompet tiris, hati ini pun seakan teriris-iris
Di saat yang sama, kulihat nomor telepon tempatnya
Kutelepon, lagi kurang guru kata yang punyanya

Tiba-tiba kuambil kertas dan kutuliskan
Alamatku dan kode pos 16425
Apalagi setelah ku tahu, tempatnya dekat
Ada di 16452, bisalah kuderu motorku

Aku tak hiraukan teman di Instagram berkata apa
Aku tak hiraukan gaya hidup teman yang begitulah
Tak peduli nyinyiran di Facebook, kerja kayak orang susah
Daripada nggak kerja ya kan?

[CHORUS]
Di tengah jalan yang kecilu
Separuh diriku lekat
Dalam malam ku diam  

[VERSE III]

Terjadi macet parah di 16424
Nyaris ditabrak mahasiswa mau kejar rapat
Lalu di tengah jalan ada telepon kudapat
Katanya ada lowongan yang mahal di Rantauprapat

Seketika hati ini mendadak jadi bingung
Lalu kutanya, mulai Mei lowongannya buka
Ternyata masih bisa mengajar sebentar
Sambil menunggu harapan itu terbuka

Kubawa motor dengan kecepatan tinggi ke tujuan kerja pertama, lalu kudengar lagu Raisa kencang-kencang dari toko HP di jalan Juanda
Dengan tergesa, saat motor parkir di muka, kuantarkan surat kerja ke meja, muka sang petugas tiba-tiba bahagia, karena masih susah cari pekerja
Malah katanya, yang penting mau saja, bisa diterima kerja di sana, bahkan niat di atas CV dan syarat-syarat cari kerja, supaya pelamar tertarik ke sana
   Setelah obrolan-obrolan senja dengan dia, tiba-tiba ku tak peduli diterima atau tidak, yang penting kenal lebih dalam dengan petugasnya

Kuminta kontaknya dan aku langsung cabut dari sana
Tanpa sadar, hujan segera melanda kota
Hari ini double kill, itulah istilahnya
Apalagi setelah dikontak pemberi lowongan kedua

Singkat cerita, kubakar depresi
Bukan karena sedih berubah jadi happy
Tapi karena kalau begitu terus
Lama-lama hidup jadi tak terurus

Hidup itu bisa di atas dan di bawah
Hidup itu bisa menghunjam dan melayang
Kendaraan hidup harus dinaiki setiap orang
Masalahnya hanya dia kuat apa enggak

[END]
Dalam hidup, aku simpulkan
Aku hanya bisa bertahan
Kalau aku tabah di cobaan
Sampai semua jadi kebalikan

Comments